BPDP dan Bapeltan Jambi Matangkan Pelatihan Pekebun Sawit Papua Barat, Perkuat SDM Perkebunan 2026
Dalam rangka mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) perkebunan kelapa sawit, Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Jambi melaksanakan koordinasi dengan Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Provinsi Papua Barat sebagai persiapan pelaksanaan pelatihan bagi pekebun kelapa sawit di Provinsi Papua Barat.
Rombongan Bapeltan Jambi disambut langsung oleh Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Provinsi Papua Barat, Benidiktus Hery Wijayanto, Pertemuan tersebut membahas berbagai aspek teknis penyelenggaraan pelatihan, mulai dari penyiapan peserta, koordinasi lokasi pelaksanaan, hingga dukungan pemerintah daerah agar kegiatan dapat berjalan secara efektif dan memberikan manfaat optimal bagi para pekebun.
Pelatihan ini merupakan bagian dari kerja sama antara Balai Pelatihan Pertanian Jambi dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) melalui Program Pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit Tahun 2026. Program tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen BPDP dalam mendorong terwujudnya perkebunan kelapa sawit Indonesia yang produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Setiap tahun, BPDP secara konsisten mengalokasikan dukungan pendanaan untuk berbagai program pengembangan SDM perkebunan kelapa sawit, meliputi pelatihan teknis, penguatan kelembagaan pekebun, peningkatan kompetensi, hingga sertifikasi. Upaya ini bertujuan agar pekebun memiliki pengetahuan dan keterampilan yang sesuai dengan praktik budidaya yang baik, mampu meningkatkan produktivitas kebun, menghasilkan produk yang berkualitas, serta memperkuat kesejahteraan pekebun secara berkelanjutan.
Sebagai Unit Pelaksana Teknis di bawah Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, Bapeltan Jambi dipercaya menjadi mitra pelaksana Program Pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit BPDP. Melalui pengalaman dalam menyelenggarakan berbagai pelatihan di sejumlah provinsi, Bapeltan Jambi berperan dalam memastikan proses pembelajaran berlangsung secara berkualitas, aplikatif, dan sesuai dengan kebutuhan pekebun di lapangan.
Koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Papua Barat menjadi langkah penting untuk menyelaraskan kebutuhan daerah dengan materi pelatihan yang akan diberikan. Sinergi antara BPDP, Bapeltan Jambi, dan pemerintah daerah diharapkan mampu menghasilkan pelatihan yang tepat sasaran, sehingga para pekebun kelapa sawit di Papua Barat memperoleh peningkatan kompetensi yang dapat diterapkan secara langsung dalam pengelolaan usahataninya.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan Program Pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit Tahun 2026 tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis pekebun, tetapi juga memperkuat daya saing sektor perkebunan kelapa sawit Indonesia serta mendukung terwujudnya pengelolaan perkebunan yang produktif, efisien, dan berkelanjutan.