Bapeltan Jambi Ikuti Apel Nasional Bersama Menteri Pertanian, Teguhkan Dukungan terhadap Swasembada Pangan

Memasuki satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman membeberkan berbagai capaian besar sektor pertanian. Di antaranya, peningkatan produksi beras dan ekspor komoditas pertanian, serta penurunan harga pupuk sebesar 20 persen—kebijakan bersejarah yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap capaian nasional tersebut, Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Jambi mengikuti Apel Nasional bersama Menteri Pertanian secara daring melalui Zoom Meeting di Aula Bapeltan Jambi, Rabu (22/10/2025). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pegawai serta penyuluh pertanian dari berbagai daerah sekitar Jambi.

Dalam arahannya, Mentan Amran menegaskan bahwa sektor pertanian kini menjadi salah satu penopang utama perekonomian nasional dengan kontribusi PDB mencapai 13,83 persen. Nilai Tukar Petani (NTP) juga mencatat rekor tertinggi, sementara serapan beras oleh Bulog mencapai 4,2 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah. Selain itu, ekspor produk pertanian naik 42,19 persen, dan produksi beras nasional diproyeksikan mencapai 34,3 juta ton pada akhir 2025.

Pemerintah juga tengah memperkuat tata kelola pupuk dari hulu hingga hilir untuk meningkatkan efisiensi dan mengatasi kelangkaan. Kebijakan penyederhanaan distribusi pupuk dinilai berhasil meningkatkan produksi dan ketersediaan bagi petani di seluruh Indonesia.

Melalui kegiatan Apel Nasional tersebut, Bapeltan Jambi menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kebijakan strategis Kementerian Pertanian. Sebagai lembaga pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia pertanian di wilayah Jambi, Bapeltan Jambi siap berkontribusi aktif dalam mewujudkan swasembada pangan nasional melalui peningkatan kompetensi aparatur dan petani, serta memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.