Cetak Mandor Panen Profesional, Bapeltan Jambi Turut Asesmen Sertifikasi Kompetensi di Medan
Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Jambi kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sektor perkebunan kelapa sawit melalui keterlibatan aktif dalam kegiatan sertifikasi kompetensi. Salah satu Widyaiswara Bapeltan Jambi, Binsar Simatupang, dipercaya sebagai asesor dalam Pelatihan Sertifikasi Kompetensi Skema Mandor Panen Kebun Kelapa Sawit yang dilaksanakan pada 19–20 Juni 2026 di LPP Agro Nusantara Medan.
Kegiatan sertifikasi ini merupakan bagian dari upaya strategis untuk memastikan tenaga kerja di sektor perkebunan kelapa sawit memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar industri. Hadir dalam kegiatan tersebut Binsar Simatupang selaku Asesor dari Bapeltan Jambi, Putri Winda Asih sebagai Asesor dari LPP Agro Nusantara, serta Dody Nofariansyah.
Pelatihan sertifikasi kompetensi ini bertujuan untuk mendorong transformasi pola kerja di lapangan dari yang sebelumnya masih bersifat tradisional menjadi sistem kerja yang berbasis standar operasional yang terukur. Dengan penerapan standar kompetensi yang jelas, operasional kebun diharapkan dapat berjalan lebih efisien, aman, serta sesuai dengan regulasi industri perkebunan yang berlaku.
Dalam proses asesmen, peserta diuji berdasarkan unit-unit kompetensi yang relevan dengan tugas dan tanggung jawab seorang mandor panen, mulai dari pengawasan proses panen, pengelolaan tenaga kerja, hingga penerapan aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan kebun.
Keterlibatan Widyaiswara Bapeltan Jambi sebagai asesor dalam kegiatan ini menjadi wujud nyata peran institusi dalam mendukung pengembangan SDM pertanian dan perkebunan yang profesional serta berdaya saing. Melalui sertifikasi kompetensi, diharapkan lahir mandor panen yang tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga mampu menjalankan fungsi manajerial secara efektif demi mendukung produktivitas dan keberlanjutan industri kelapa sawit nasional.