Kokurikuler: Yayasan Pendidikan SMA Tri Sukses Berkolaborasi dengan Balai Pelatihan Pertanian Jambi
Dunia pendidikan menengah atas merupakan aset pemerintah dalam mengembangkan industri pertanian. Pemerintah Indonesia menaruh harapan besar kepada generasi muda untuk terjun ke dunia pertanian.
Yayasan Pendidikan SMA Tri Sukses memperkenalkan dunia pertanian kepada 67 siswanya melalui kegiatan berkemah, menanam, dan menangkap (Kokurikuler). Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Yayasan Pendidikan SMA Tri Sukses dengan Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Jambi. Sesuai dengan tugas dan fungsinya, Bapeltan Jambi memperkenalkan dunia pertanian yang sangat maju dan modern.
Alat mesin pertanian (alsintan) serta metode smart farming (pertanian cerdas) diperkenalkan kepada para siswa SMA Tri Sukses. Mereka diharapkan dapat menjadi petani milenial setelah lulus sekolah nanti.
Ngasiran, S.Pt., M.Kom. dan Ir. Lindung, M.P. (Widyaiswara Utama) menyatakan bahwa dalam dunia pendidikan saat ini, ada tiga aspek yang harus ditanamkan: kecerdasan, keahlian, dan sikap. Ketiga hal tersebut harus tertanam dalam hati dan pikiran agar pertanian Indonesia menjadi maju dan tangguh.
Banyak hal yang dapat dipelajari di Bapeltan Jambi. Dunia pertanian tidak hanya terbatas pada tanaman pangan; tanaman perkebunan seperti kelapa sawit, karet, kakao, kopi, dan pinang juga merupakan komoditas penting. Selain itu, Bapeltan Jambi memiliki fasilitas pendukung seperti asrama, aula, serta alat mesin pertanian yang digunakan oleh para siswa untuk mendalami ilmu pertanian.
Penanaman bibit kopi di lahan praktik Bapeltan Jambi menjadi pengalaman pertama bagi para siswa SMA tersebut di bidang pertanian. Harapannya, mereka mampu menjadi generasi penerus petani di Indonesia.