Bapeltan Jambi Dukung Pengembangan Kawasan Strategis Pangan dan Pariwisata Provinsi Jambi

Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Jambi menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan pertanian dan pariwisata berkelanjutan di daerah dengan berpartisipasi aktif dalam Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Kawasan Strategis Pangan Pertanian dan Pengembangan Pariwisata Provinsi Jambi.

Kegiatan strategis ini diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jambi dan diikuti oleh berbagai unsur pemerintah, akademisi, pelaku usaha, serta lembaga terkait.

FGD tersebut bertujuan untuk menggali potensi wilayah dan menyusun arah kebijakan terpadu dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sinergi antara sektor pangan, pertanian, dan pariwisata.

Melalui forum ini, para peserta berdiskusi mengenai langkah-langkah pengembangan kawasan strategis yang dapat meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus menciptakan daya tarik wisata berbasis potensi lokal.

Kepala Bapeltan Jambi yang diwakili oleh widyaiswara Dr. Lisa Marianah, mengapresiasi inisiatif Bappeda Provinsi Jambi yang telah memfasilitasi pertemuan lintas sektor tersebut.

“Partisipasi Bapeltan Jambi dalam FGD ini merupakan bentuk dukungan kami terhadap visi pembangunan daerah. Pertanian tidak hanya berperan sebagai penyedia pangan, tetapi juga dapat menjadi pilar utama dalam menciptakan destinasi agrowisata yang edukatif dan bernilai ekonomi tinggi,” ujar Lisa.

Ia menambahkan, kolaborasi antar instansi menjadi kunci utama dalam mewujudkan kawasan strategis pangan yang terintegrasi dengan sektor pariwisata. Bapeltan Jambi sendiri siap berkontribusi melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia pertanian, penguatan kelembagaan petani, serta pengembangan teknologi budidaya ramah lingkungan.

Dalam diskusi tersebut juga dibahas potensi unggulan Provinsi Jambi, seperti kopi, kelapa sawit, hortikultura, dan padi yang memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai komoditas sekaligus daya tarik wisata tematik.

Selain itu, integrasi pertanian dan pariwisata diharapkan dapat membuka lapangan kerja baru serta memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat pedesaan.

Melalui keterlibatan aktif dalam FGD ini, Bapeltan Jambi menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong terwujudnya Provinsi Jambi yang mandiri, berdaya saing, dan sejahtera berbasis pertanian dan pariwisata berkelanjutan.