Please ensure Javascript is enabled for purposes of Kementerian Pertanian RI
1
Chatbot
Selamat datang, silahkan tanyakan sesuatu https://bapeltanjambi.bppsdmp.pertanian.go.id/
Logo

BPDP dan Bapeltan Jambi Dorong Pemanfaatan Limbah Sawit melalui Pembelajaran Berbasis Lapangan

07/08/2026 08:31:00 Admin4 Bapeltan Jambi 31

Sebagai bagian dari Program Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Perkebunan Kelapa Sawit, Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) bersama Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Jambi melaksanakan kunjungan lapangan bagi peserta Pelatihan Pembuatan dan Aplikasi Pupuk Organik Angkatan VII ke Unit Usaha Srigati dan Kelompok Tani Suka Maju di Kabupaten Tanjung Jabung Timur pada Kamis, 6 Agustus 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 27 pekebun kelapa sawit asal Kabupaten Tanjung Jabung Barat sebagai bagian dari proses pembelajaran berbasis praktik.

Kunjungan lapangan tersebut menjadi bagian penting dalam rangkaian pelatihan untuk memberikan pengalaman nyata kepada peserta mengenai pengelolaan limbah kelapa sawit menjadi pupuk organik yang bernilai ekonomi. Selain memperdalam materi yang telah diperoleh di kelas, peserta juga berkesempatan melihat secara langsung penerapan teknologi pengolahan limbah, sistem produksi pupuk organik, hingga peluang pengembangan usaha yang dapat diterapkan di daerah masing-masing.

Dalam kegiatan tersebut, peserta diajak memahami bahwa limbah perkebunan kelapa sawit, seperti pelepah sawit, gulma, tandan kosong, dan bahan organik lainnya, memiliki potensi besar untuk diolah menjadi pupuk organik padat maupun cair. Pemanfaatan limbah tersebut tidak hanya membantu mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga menjadi solusi untuk menekan biaya pemupukan yang selama ini menjadi salah satu komponen terbesar dalam usaha perkebunan kelapa sawit.

Di Unit Usaha Srigati, peserta mengamati secara langsung seluruh tahapan produksi pupuk organik, mulai dari pemilahan bahan baku, pencacahan, pencampuran dengan bahan pendukung dan dekomposer, proses fermentasi, pengendalian mutu, hingga pengemasan produk. Peserta juga berdiskusi mengenai manajemen produksi, efisiensi operasional, serta strategi pemasaran yang mampu meningkatkan nilai tambah usaha pupuk organik.

Kegiatan dilanjutkan di Kelompok Tani Suka Maju, tempat peserta melihat penerapan pupuk organik di lahan pertanian sekaligus berdiskusi mengenai manfaatnya dalam meningkatkan kesuburan tanah, menjaga produktivitas tanaman, dan mendukung praktik budidaya kelapa sawit yang berkelanjutan. Melalui kunjungan lapangan ini, diharapkan peserta mampu mengadopsi teknologi pengolahan limbah organik serta mengembangkannya di wilayah masing-masing guna mendukung perkebunan kelapa sawit yang produktif, efisien, dan ramah lingkungan.

ebagai penyelenggara pelatihan, Bapeltan Jambi terus berkomitmen mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia perkebunan melalui penyelenggaraan pelatihan yang memadukan pembelajaran di kelas dengan praktik lapangan. Melalui kolaborasi dengan BPDP, Bapeltan Jambi berharap peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan dan keterampilan teknis, tetapi juga mampu mengimplementasikan inovasi pengelolaan limbah menjadi pupuk organik di daerah masing-masing sebagai upaya mendukung produktivitas dan keberlanjutan perkebunan kelapa sawit Indonesia.