Cetak SDM Unggul dan Berdaya Saing, Kementan Lakukan Akreditasi Pelatihan Kopi

Jambi– Kementerian Pertanian (Kementan), melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas mutu penyelenggaraan pelatihan di seluruh sektor pertanian, termasuk komoditas kopi.

Langkah strategis ini dilakukan untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) pertanian yang profesional, kompeten, dan berdaya saing global.

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman berpesan tentang pentingnya kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Pertanian sebagai salah faktor kemajuan Pertanian Indonesia.

“Di Dalam sektor pertanian perlu diisi oleh SDM yang berkualitas,” papar Amran.

Mentan Amran juga menyatakan bahwa akreditasi memastikan petani dan tenaga profesional mendapatkan pendidikan sesuai standar nasional dan internasional, yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan, membangun kepercayaan, mendorong inovasi, produktivitas, serta mendukung ketahanan pangan nasional.

Senada dengan Mentan Kepala BPPSDMP, Idha Widi Arsanti, menambahkan bahwa akreditasi penting untuk memastikan setiap program pelatihan memiliki standar mutu yang terukur dan dapat dipertanggungjawabkan dalam menghasilkan SDM pertanian unggul dan profesional.

BPPSDMP berfokus pada standarisasi dan sertifikasi tenaga kerja di bidang perkopian. Melalui Pusat Pelatihan Pertanian (Puslatan) dan UPT di daerah seperti Bapeltan Jambi, Kementan menyiapkan SDM perkebunan kopi yang profesional melalui Pelatihan Teknis Budidaya Kopi terstandar.

Bapeltan Jambi selaku UPT Pelatihan Kementan melaksanakan akreditasi pelatihan Teknis Budidaya Kopi yang berlangsung dari 30 November hingga 2 Desember 2025.

Berkaitan dnegan hal tersebut kali ini Tim Akreditasi Puslatan terdiri dari Tim Asesor yaitu Heris Kustiningsih, M.Apuk Ismane, Irfan Arifdarma dan Sekertariat Alfi Malik Ibrahim melakukan visitasi akreditasi Pelatihan Teknis Budidaya Kopi di Bapeltan Jambi.

Heris Kustiningsih selaku perwakilan tim Asesor menyampaikan bahwa, Visitasi kali ini merupakan salah satu rangkaian dari program akreditasi yang sebelumnya sudah melalui beberapa tahapan diantara verifikasi dokumen, kegiatan pravisitasi, serta sosialisasi.

“Harapannya hari ini dokumen yang menjadi catatan dari kami sudah di persiapkan. Semoga dengan catatan yang kami sampaikan dapat mencapai nilai yang maksimal. Semoga tahun depan bisa diagendakan beberapa pelatihan terkait branding balai agar pelatihan di balai dapat dijual atau disosialisasikan di luar balai” Ujar Heris.

Terimakasih kepada tim bapeltan sudah memberikan dokumen lengkap. Harapannya pelatihan yang sudah terakreditasi menjadi contoh untuk pelatihan-pelatihan lainnya. Harapannya bapeltan mendapatkan nilai yang baik dalam program akreditasi kali ini.

Sugeng Mulyono selaku kepala Bapeltan Jambi mengatakan bahwa tujuan dari akreditasi adalah menjaga kualitas dan pelayanan pelatihan.

Maka dari itu Kegiatan pelatihan di Bapeltan Jambi ini khususnya pelatihan Kopi, mohon bantuan dari tim manajemen karena asesor akan memberikan rekomendasi untuk mewujudkan standar pelatihan nasional bahkan internasional.