Bapeltan Jambi Terus Mengawal Tumbuhnya Brigade Pangan di Kabupaten Bungo

Muaro Bungo– Kementerian Pertanian bergerak terus dalam mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan, salah satunya dengan pembentukan Brigade Pangan (BP) untuk mengelola lahan-lahan oplah dan cetak sawah rakyat (CSR).

BP ini terdiri dari anak-anak muda millenial yang mempunyai passion di bidang pertanian dan terbiasa bekerja di bidang pertanian di pedesaan dan ditujukan untuk mengelola lahan-lahan oplah maupun CSR agar lebih optimal dan meningkat produksinya.

Oleh karena itu, Bapeltan jambi sebagai wakil UPT dari Badan Penyuluhan Dan Pengembangan SDM Pertanian Kementerian Pertanian senantiasa terus berkomitmen dalam mengawal pembentukan BP.

Tepatnya, hari Kamis tanggal 13 november 2025 bertempat di kantor Desa Rantau Pandan Kabupaten Bungo terbentuk Brigade Pangan “Tegan Baru” di Kecamatan Rantau Pandan. BP ini ke depannya akan mengelola lahan lahan CSR yang ada di Rantau pandan dengan luasan kurang lebih 200 Hektare.

Kepala Bapeltan Jambi yang langsung hadir dalam pembentukan BP menyampaikan bahwa Brigade Pangan ini merupakan kontribusi nyata para pemuda pertanian dalam rangka pencapaian swasembada pangan negara indonesia karena anak anak muda pertanian masih mempunyai semangat dan motivasi tinggi dalam mengembangkan pertanian khususnya dalam hal adopsi teknologi pertanian sehingga bidang pertanian semakin maju dan menjadi primadona dalam hal pekerjaan.

Hal ini ditambah BP akan dilengkapi dengan bantuan dari pemerintah berupa alat alat mesin pertanian modern sehingga diharapkan produksi dan produktivitas akan meningkat dan pada akhirnya kesejahteraan petani meningkat.

Hadir dalam acara ini, Kadis TPHP kab. Bungo yang diwakili oleh Bapak Safrizal (KTU UPTD penyuluhan), Kades desa rantau pandang, para penyuluh, babinsa dan pengelola BP Tegan Baru.

Pada kesempatan ini juga disampaikan ucapan terima kasih dari perwakilan kades rantau pandan atas terbentuknya BP dan bantuan bantuan yang telah diterima petani dari pemerintah khususnya kementrian pertanian.

Selain itu safrizal yang mewakili dinas TPHP berharap pengelolaan BP kedepannya bisa lebih baik khususnya dalam hal pemanfaatan alsintan untuk pertanian.