Sinergi PPL dan Babinsa Optimis Mempercepat Capaian LTT di Lahan CSR

Cetak Sawah Rakyat (CSR) merupakan salah satu strategi percepatan peningkatan produksi pangan nasional. Program ini diarahkan untuk mengoptimalkan lahan-lahan tidur, membuka areal baru yang potensial, serta memperkuat basis produksi padi di daerah rawan defisit pangan.

Cetak sawah rakyat dilakukan dengan pendekatan partisipatif, berbasis kebutuhan petani, sesuai kondisi agroekologi setempat. Pembukaan sawah baru bukan sekadar penambahan luas tanam, tetapi menjadi pondasi swasembada pangan jangka panjang,

Peran strategis penyuluh menjadi kunci keberhasilan program cetak sawah dalam mendukung percepatan swasembada pangan. Penyuluh bertugas melakukan pendataan dan identifikasi potensi lahan melalui verifikasi langsung di lapangan, memutakhirkan data lahan sawah eksisting secara berkala, serta melakukan validasi dan pelaporan sebagai penguatan basis data nasional.

Peran mulia ini tidak terlepas dari keterlibatan banyak pihak. Seperti hari ini, Senin (19/1/2026), bertempat di poktan Suka Makmur lokasi CSR Desa Simpang Nibung Kecamatan Singkut. Hadirnya TNI pada program cetak sawah rakyat (CSR) jadikan duet Babinsa PPL merupakan wujud nyata dukungan TNI AD melalui satuan teritorialnya (Babinsa) dalam mendukung sektor pertanian, berkolaborasi dengan instansi terkait (PPL) untuk menciptakan ketahanan pangan yang kuat di pedesaan.

Selaras dengan itu, Cici Tiansari, Sp PPL wilayah Simpang Nibung serta Babinsa Koramil 420-02/Muara Limun, Serda Agus S, yang sedang bertugas di lokasi cetak sawah rakyat. Sepakat optimis, dari 21 Ha luasan cetak sawah bisa ditanami pada musim tanam ASEP ( April – September ) mendatang.