Tak Sekadar Magang, Bapeltan Jambi Siap Bangun Kompetensi dan Jiwa Wirausaha Siswa SMK Negeri 3 Muaro Jambi
Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Jambi terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan pendidikan vokasi pertanian melalui penyelenggaraan program magang bagi peserta didik SMK Negeri 3 Muaro Jambi, khususnya Program Keahlian Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH). Program magang ini dirancang tidak hanya sebagai pemenuhan kurikulum pendidikan, tetapi juga sebagai wadah pembentukan sumber daya manusia pertanian yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. Program ATPH di SMK Negeri 3 Muaro Jambi sendiri memang diarahkan untuk menghasilkan lulusan yang mampu bekerja maupun berwirausaha di bidang agribisnis tanaman pangan dan hortikultura.
Melalui pendekatan mentoring dan pendampingan secara intensif, peserta magang memperoleh pengalaman belajar langsung di lapangan mulai dari persiapan lahan, pembibitan, budidaya tanaman hortikultura, pemeliharaan tanaman, pengendalian organisme pengganggu tumbuhan, pemanenan hingga penanganan pascapanen. Seluruh proses pembelajaran didampingi oleh tenaga teknis Bapeltan Jambi sehingga peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menguasai keterampilan teknis sesuai standar praktik pertanian modern.
endekatan pembelajaran yang diterapkan menempatkan peserta sebagai pelaku utama dalam setiap aktivitas. Mereka didorong untuk berpikir kritis, mampu memecahkan permasalahan di lapangan, bekerja secara kolaboratif, serta mengembangkan karakter disiplin, tanggung jawab, dan profesionalisme sebagai bekal memasuki dunia kerja.
Lebih dari sekadar memberikan pengalaman praktik, Bapeltan Jambi membangun pola pembinaan berkelanjutan melalui sistem mentoring yang bertujuan memastikan setiap peserta mampu meningkatkan kompetensinya secara bertahap hingga memiliki kepercayaan diri untuk menjadi agropreneur maupun job seeker yang siap bersaing di sektor pertanian modern. Pola ini sejalan dengan peran Bapeltan Jambi sebagai Unit Pelaksana Teknis Kementerian Pertanian yang menyelenggarakan pelatihan teknis, profesi, dan pengembangan kompetensi sumber daya manusia pertanian.
Selain penguasaan aspek teknis budidaya, peserta juga diperkenalkan pada konsep kewirausahaan pertanian, pengelolaan usaha hortikultura, penghitungan biaya produksi, pemasaran hasil, hingga pemanfaatan teknologi digital sebagai bagian dari transformasi pertanian menuju era pertanian modern. Bekal tersebut diharapkan mampu membuka peluang usaha baru sekaligus meningkatkan daya saing lulusan SMK di dunia kerja.
Program magang ini menjadi wujud nyata sinergi antara dunia pendidikan vokasi dengan lembaga pelatihan pemerintah dalam mencetak generasi muda pertanian yang unggul, inovatif, dan berdaya saing. Dengan kolaborasi yang berkelanjutan, Bapeltan Jambi optimistis akan lahir lulusan-lulusan SMK yang tidak hanya siap bekerja di sektor pertanian, tetapi juga mampu menjadi pengusaha muda pertanian yang berkontribusi terhadap pembangunan pertanian nasional, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan ketahanan pangan Indonesia.
Guru Pedamping SMKN 3, Besti dan Eka Asianti yang hadir dalam koordinasi menyatakan jika pola magang yang seperti itu paling dibutuhkan saat ini. Apalagi fasilitas yang ada di sekolah sangat terbatas sehingga dengan magang di Bapeltan Jambi akan menutupi deskrepansi yang ada.
“Kami sangat mengharapkan anak-anak semakin terbuka pikirannya ketika magang di Bapeltan Jambi, suatu saat kami juga bermaksud akan membawa anak-anak untuk berkunjung ke Bapeltan Jambi, “ujar Besti.
Ermiyanti selaku Kasubbag Tata Usaha mewakili Kepala Bapeltan Jambi menyambut baik rencana magang dari SMKN 3 Muara Jambi yang dijadwalkan sekitar bulan November 2026.